Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Saya bersama 24 penerima Australia Award Scholarship lainnya. (Sydney, 2018)

Memilih untuk Bersyukur

Pada artikel saya sebelumnya yang berjudul Define Our Purpose of Life Earlier , saya bercerita bahwa saya termasuk salah satu orang yang terlambat untuk menentukan purpose of life saya. Namun dari pada menyesalinya, saya memilih untuk bersyukur. Saya bersyukur karena masih diberikan waktu untuk menyadarinya, sesungguhnya apapun keadaannya kita masih tetap bisa bersyukur.

Lingkungan SMP

Dalam tulisan saya yang berjudul Tentang Relativitas, Kaya Miskin, Pandai Bodoh, Sukses Gagal. Apakah semua itu Relatif? , saya sudah ceritakan bahwa ketika saya masuk SMP, saya berada di urutan 210 dari 240 siswa. Itu artinya, saya berada di lingkungan dimana banyak orang yang lebih pintar dari saya. Dampaknya, saya lulus SMP dengan nilai rata-rata 9.0, bahkan saya mendapatkan nilai 10.00 untuk ujian nasional mata pelajaran matematika. Namun semua itu menjadi terasa biasa saja, karena memang banyak sekali yang nilainya jauh lebih baik dari saya.

Lingkungan SMA

Ketika SMA, saya berteman cukup dekat dengan 4 orang, Kita berteman dari kelas 10 SMA sampai kelas 12 SMA. Dan lagi-lagi bisa dibilang saya yang paling “bodoh” dari sisi akademik. Dari group saya tersebut, hanya saya seorang yang sukses tidak diterima di Universitas Gajah Mada. Bahkan 1 diantaranya di terima di STAN dan di UGM.

Lingkungan Kuliah

Berbeda dengan masa SMP dan SMA, saat kuliah saya berada dilingkungan dimana saya menjadi salah satu mahasiswa yang cukup terlihat berprestasi. IPK saya mendekati 4.0, hanya ada beberapa SKS dengan nilai B, sisanya mendapatkan nilai A. Disini saya menyadari tentang teori relatifitas, pintar bodoh, kaya miskin, kuat lemah, tinggi pendek bisa dipandang sebagai suatu hal yang relatif. Dengan menyadari hal itu, kita jadi tidak minder dan tidak pula sombong. Jadi mungkin saja ketika saya masuk kuliah, sebenarnya kemampuan saya ya sama saja dengan waktu SMA, namun karena berada dilingkungan berbeda maka terlihat berbeda pula.

Lingkungan Kerja (kerja sambil kuliah)

Tak lama setelah gabung menjadi asisten praktikum dan sudah punya beberapa teman di lintas bidang ilmu, saya merasa sudah saatnya mencari lingkungan baru.

Lingkungan Kompetisi

Dunia kompetisi tampaknya menjadi dunia yang baru buat kami. 1 tahun mencoba hasilnya gagal terus. Namun dari situ kami sadar bahwa menjadi cukup menonjol di lingkungan kampus sendiri, belum tentu berlaku sama ketika kita berada di lingkungan berbeda. Lagi-lagi berlaku teori relatifitas.

Lingkungan Profesional dan Wirausaha

Singkat cerita, setelah lulus saya memulai usaha saya sendiri dibidang Digital Agency, bernama PT. Jendela Digital Indonesia. Waktu itu salah satu produk kami di Inkubasi di ABP Incubator. Dan beberapa tahun setelah itu akhirnya saya bergabung dengan Amikom.

Menciptakan sendiri lingkungan dan company culture

Di perusahaan saya, PT. Jendela Digital Indonesia. Core Value yang saya angkat dan coba saya tanamkan ke semua tim yang terlibat adalah “Delivering Happiness with Innovative Technology” . Kami percaya, disetiap hal yang kita lakukan di company kami, endingnya adalah menyampaikan kebahagiaan kepada internal tim , stakeholder maupun client kami. Happy hanya dapat tercipta jika kami mampu melayani dengan ikhlas, menyelesaikan dan memberikan solusi yang secara kongkrit mampu membantu menyelesaikan permasalahan stakeholder dan client.

IKIGAI adalah nilai hidup yang lahir dari kebiasaan orang Jepang
Value / Culture dari ABP Incubator

--

--

Startup Ecosystem Player | CEO PT. Jendela Digital Indonesia | Director at ABP Incubator | Regional Head at UMG Idealab (C.V.Capital) | donni.official@gmail.com

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Donni Prabowo

Donni Prabowo

39 Followers

Startup Ecosystem Player | CEO PT. Jendela Digital Indonesia | Director at ABP Incubator | Regional Head at UMG Idealab (C.V.Capital) | donni.official@gmail.com